Tahukah Anda

Yesus memberikan perintah untuk mengabarkan Injil

Yesus memberikan perintah kepada para pengikut-Nya untuk mengabarkan Injil kepada semua bangsa. Panggilan-Nya kepada mereka membuat para murid-Nya dan para pengikut lainnya yang setia untuk memulai gereja. Dan sepanjang sejarah yang telah berlangsung hampir dua ribu tahun, gereja telah mengalami penganiayaan, penderitaan, dan pengucilan. Namun, gereja tidak pernah mati dan tidak akan pernah jatuh, apa pun kesulitan yang dialaminya karena Kristus adalah kepala gereja-Nya. Dan kerajaan-Nya tidak dapat gagal!

Yesus Kristus

Yesus Kristus, lebih dari tokoh atau peristiwa lain mana pun, adalah tokoh terpenting dalam Alkitab. Nubuat-nubuat Perjanjian Lama memprediksi kedatangan dan kematian-Nya; Kitab Perjanjian Baru menjadi saksi kelahiran-Nya, pelayanan-Nya, dan akhirnya pengurbanan diri-Nya bagi semua orang yang percaya kepada-Nya. Jerry MacGregor dan Marie Prys, "Seorang Juruselamat, Kristus, Tuhan", 1001 Fakta Mengejutkan Tentang Alkitab, Penerbit ANDI, h. 147

Kematian Yesus di Golgota

Kematian Yesus di Golgota pasti tidak memiliki arti yang lebih penting bagi orang-orang Roma dibandingkan dengan kematian ribuan orang Yahudi lainnya yang mereka salibkan pada zaman itu. Namun, tak lama kemudian seluruh dunia kuno mendengar ajaran Yesus. Para murid-Nya membawa ajaran-Nya ke daerah perbatasan terjauh dari kekaisaran Roma.

Namun bagi seseorang dari Roma, kematian Yesus memiliki arti penting. Perwira Roma yang melihat Yesus mati berkata, "Orang ini pasti Anak Allah!" ketika ia melihat keadaan menjadi gelap gulita dan merasakan bumi bergoyang setelah Yesus mati.

Kristus naik ke surga

Kristus naik ke surga, ke awan-awan, untuk bergabung dengan Bapa sampai saat kedatangan-Nya yang kedua kali dan untuk "duduk di sebelah kanan Allah." Dia akan datang lagi pada "hari-hari terakhir" sebagaimana yang dinubuatkan para penulis Alkitab. Pesan-Nya masih berlaku sampai saat ini bagi semua orang yang akan percaya kepada-Nya dan mempercayai Dia sebagai juruselamat pribadi mereka.

Jerry MacGregor dan Marie Prys, "Seorang Juruselamat, Kristus, Tuhan", 1001 Fakta Mengejutkan Tentang Alkitab, Penerbit ANDI, h. 160

Penyaliban

Banyak orang Yahudi pada abad pertama mati, seperti Yesus, di kayu salib. Beberapa perkiraan tentang jumlah orang Yahudi yang disalibkan selama masa ini -- disebabkan melakukan beragam kejahatan -- menyatakan jumlahnya mencapai seratus ribu. Namun, penyaliban ini tidak dilakukan orang-orang Yahudi. Orang Roma memiliki hak khusus untuk menyalibkan, dan penyaliban adalah hukuman ekstrem yang biasanya dikhususkan bagi para budak yang melarikan diri atau orang-orang yang memberontak terhadap Roma.

Pemuliaan Kristus

Beberapa hari sebelum kematian-Nya, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes ke suatu gunung. Di sana, Dia dimuliakan di depan mereka bertiga; wajah-Nya "bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang". Musa dan Elia, dua dari beberapa tokoh Alkitab yang dapat melakukan mukjizat, menampakkan diri di samping Yesus, dan terdengarlah suara Allah, "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia" (Matius 17:5).

Kebangkitan Yesus

Kebangkitan Yesus adalah cerita pokok dari semua kekristenan. Setelah mati di kayu salib dan dibungkus dengan kain kafan dan disemayamkan di sebuah kubur yang disegel, Yesus bangkit dari kematian -- dengan mengalahkan kematian dan memberikan harapan hidup kekal kepada semua orang yang percaya kepada-Nya.

Jerry MacGregor dan Marie Prys, "Seorang Juruselamat, Kristus, Tuhan", 1001 Fakta Mengejutkan Tentang Alkitab, Penerbit ANDI, h. 159