Renungan

Yesus Kristus sudah mau mati bagiku

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Tony Adiel

Filipi 2:1-11

Yesus Kristus sudah mau mati bagiku, untuk itu aku sangat menyadari bahwa Dia sangat mengasihiku dan mengasihi kita semua. Untuk itu saya ingin selalu merasakan Kasih Tuhan dalam setiap hidupku. Melalui tema renungan ini saya ingin menuliskan hal yang sangat memberkati saya.

Semua karena Kasih-Nya kepada kita semua, jadi saya merasakan ada berkat-berkat yang saya rasakan. Ada berkat-berkat yang Tuhan Yesus berikan dalam hidup kita selain keselamatan yang Tuhan Yesus janjikan dalam hidup kita. Mari kita lihat dalam perikop ini. Mari kita juga menyadari ada berkat-berkat lain yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita, dan pastikan kita menerima berkat ini. Dan karena kita menerima anugerah ini, baiklah kita juga belajar tentang hal-hal yang harus kita lakukan juga kepada sesama kita, seperti yang sudah Tuhan Yesus lakukan kepada kita. Mari kita sama-sama renungkan. Selanjutnya ... about Yesus Kristus sudah mau mati bagiku

Wujud Cinta Sejati adalah Rela Berkorban

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 Mual Situmeang

Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Konsep cinta dan pengorbanan adalah dua kesatuan yang tak terpisahkan. Wujud cinta sejati adalah rela berkorban. Bagaimana manusia menyatakan kasih yang sejati adalah dengan pengorbanannya sepenuh hati dan tanpa paksaan. Sepanjang sejarah manusia banyak contoh mengenai cinta dan pengorbanan manusia sebagai wahyu umum tentang kesejatian cinta. Misalnya, cinta tanah air dengan mengorbankan jiwa raganya membela negara, cinta keluarga dan sesama manusia bisa juga mengorbankan segalanya demi cintanya rela memberikan sebagin anggota tubuhnya untuk kehidupan orang lain, dsb. Selanjutnya ... about Wujud Cinta Sejati adalah Rela Berkorban

Yesus mati bagiku

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Naomi Harmini

Yohanes 3:16-18.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada- Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah." Selanjutnya ... about Yesus mati bagiku

Arti sebuah pengorbanan nyawa

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Lahung Mering

Sewaktu saya masih kecil, tidak pernah terbayang dalam pikiran saya bagaimana seseorang itu sanggup mengorbankan nyawanya supaya orang lain mendapat hidup. Arti sebuah pengorbanan nyawa itu menjadi semakin jelas bagi saya apabila melahirkan anak pertama kami. Seorang ibu bertarung dengan maut sewaktu proses kelahiran anaknya. Sekiranya berlaku komplikasi semasa proses kelahiran, nyawa ibu dan anaknya dalam bahaya, dan boleh membawa maut. Kadang-kadang para doktor terpaksa membuat pilihan sama ada untuk menyelamatkan nyawa ibu atau bayinya. Selanjutnya ... about Arti sebuah pengorbanan nyawa

Salib Kristus lebih dari sekadar simbol

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Philip Sitomorang

"Kristus mengutus saya bukan untuk membaptis orang tetapi untuk menginjil, bukan dalam kebijaksanaan pertuturan, kalau-kalau salib Kristus menjadi tidak berkesan" (1 Kor 1:17).

Salib menjadi simbol bagi orang Kristen. Tidak heran banyak orang di luar Kristen menandai jika sesorang mengenakan hiasan berupa kalung, gelang, atau hiasan-hiasan lain di tubuhnya yang berbau salib, maka orang tersebut adalah Kristen. Saya tidak menolak pandangan itu. Selanjutnya ... about Salib Kristus lebih dari sekadar simbol

Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Theresia Christanti

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:29)

Ayat pokok di atas adalah sebuah kalimat yang diucapkan oleh Yohanes Pembabtis kepada orang banyak tentang Yesus, dan itu terjadi sebelum Yesus disalibkan di bukit golgota. Bila kita membaca dan merenungkan ayat pokok di atas adalah 3 (tiga) bagian yang bisa kita bahas dari ayat tersebut, yaitu: Selanjutnya ... about Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Mengapa Yesus dibunuh

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Johny Sinaga

"Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya (Lukas 23:46).

Mengapa Yesus dibunuh? Jawaban atas pertanyaan itu cukup jelas. Kejahatan-Nya diumumkan pada sebuah papan kecil di kayu salib, "Raja orang Yahudi" (Markus 15:26). Pontius Pilatus satu-satunya orang yang berkuasa untuk menghukum Yesus hanya memberi perhatian pada identitas politik Yesus saja. Pertanyaan yang diajukan oleh Pontius Pilatus dalam keempat Injil adalah, "Apakah Engkau raja orang Yahudi? Pontius Pilatus menegakkan kekuasaan religius dan duniawi kaisar yang didewakan, sehingga ditingkat dasar ini bahwa agamalah yang membunuh Dia. Pada saat itu Yesus menjawab Pontius Pilatus, "Engkau sendirilah yang mengatakannya" (Mat 27:11, Mark 15:2, Luk 23:3). Itulah gelar Yesus yang dengannya Ia telah memprakarsai pemerintahan surgawi. Selanjutnya ... about Mengapa Yesus dibunuh

Kemenangan yang Memberi Kemenangan

Kapankah Kristus mendapatkan kemenangan-Nya? Banyak orang menjawab: pada waktu Ia bangkit. Jawaban itu kurang tepat, sebab Kolose 2:14- 15 mengatakan, "dengan menghapus surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib: Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka." Selanjutnya ... about Kemenangan yang Memberi Kemenangan

Cinta Itu Buta

Banyak orang mengatakan bahwa cinta itu buta. Anda percaya? Kalau Anda tidak, saya percaya.

Ketika seorang pemuda jatuh cinta, ia tidak akan melihat gadis pujaannya itu berasal dari mana, apa pekerjaannya, bahkan sifat-sifat buruknya tidak akan diperhatikannya. Yang ia lihat hanyalah semua keelokan dan kebaikan si gadis, entah kecantikannya, kecerdasannya, atau kelemahlembutannya. Ia pun hanya memikirkan bagaimana caranya menyenangkan gadisnya atau membuat sang gadis menjadi miliknya. Ia tidak mempedulikan omongan miring dari teman-temannya tentang si gadis. Baginya, gadis itu begitu sempurna dan tak ada gadis lain yang dapat menandingi pujaan hatinya itu. Pokoknya gadis itu paling hebat! Selanjutnya ... about Cinta Itu Buta

Halaman