Renungan

Saat-saat Terakhir

Nats: Kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Lukas 23:43)

Bacaan: Yohanes 19:16-18

Kita melihat dua respons yang bertentangan terhadap Yesus, dari dua penjahat yang disalib di sisi-Nya: yang satu menghujat, yang lain percaya (Lukas 23:39-42). Kita bersukacita karena seorang penjahat itu bertobat dan Kristus berkata kepadanya, “Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (ayat 43). Sampai saat ini pun Yesus menyelamatkan mereka yang benar-benar bertobat, bahkan “di saat-saat terakhir”. Selanjutnya ... about Saat-saat Terakhir

Dia Mati untuk Saya!

Nats : Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya (Matius 27:42)

Bacaan : Yesaya 53

William dan Mary Tanner sedang melintasi rel kereta api saat peristiwa itu terjadi. Kaki Mary terpeleset dan terjepit di antara rel dan kayu yang melintang. Dengan kalut ia berusaha membebaskan kakinya. Namun, saat itu juga terdengarlah suara kereta api yang mendekat. Kereta api ekspres itu telah sampai di tikungan, dan dalam beberapa detik kereta itu akan menerjangnya. Will Tanner pun menarik kaki Mary. Dengan putus asa ia berusaha keras membebaskan kaki Mary. Namun, usaha mereka sia- sia. Selanjutnya ... about Dia Mati untuk Saya!

Seberapa Berhargakah Anda?

Nats : Kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya (Roma 5:10)

Bacaan : Mazmur 49:2-16

Seorang mahasiswa Universitas Washington yang sedang jenuh menggunakan jasa situs lelang di internet untuk menjual nyawanya kepada penawar tertinggi. Ternyata tawaran tertinggi hanya mencapai 400 dolar!

Karena nyawa bukan suatu benda, maka nyawa tak dapat dipisahkan dari tubuh layaknya sebuah organ tubuh seperti jantung. Mahasiswa itu terpaksa mengakuinya, "Saya rasa penawar tertinggi tidak akan dapat mengoleksi nyawa saya." Selanjutnya ... about Seberapa Berhargakah Anda?

Di Bawah Kepak Sayap-Nya

Nats : Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap- Nya engkau akan berlindung (Mazmur 91:4)

Bacaan : 1Petrus 2:21-25

Seorang penginjil India, Sundar Singh, menulis tentang kebakaran hutan di pegunungan Himalaya yang ia saksikan ketika sedang melakukan perjalanan. Saat banyak orang berusaha memadamkan api, ada sekelompok orang yang memandangi sebuah pohon yang dahan-dahannya mulai dijalari api. Seekor induk burung dengan panik terbang berputar-putar di atas pohon. Induk burung itu mencicit kebingungan, seakan-akan mencari pertolongan bagi anak-anaknya yang masih di dalam sarang. Ketika sarang mulai terbakar, induk burung itu tidak terbang menjauh. Sebaliknya, ia justru menukik ke bawah dan melindungi anak-anaknya dengan sayapnya. Dalam sekejap, ia beserta anak-anaknya hangus menjadi abu. Selanjutnya ... about Di Bawah Kepak Sayap-Nya

Yesus Kristus sudah mau mati bagiku

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Tony Adiel

Filipi 2:1-11

Yesus Kristus sudah mau mati bagiku, untuk itu aku sangat menyadari bahwa Dia sangat mengasihiku dan mengasihi kita semua. Untuk itu saya ingin selalu merasakan Kasih Tuhan dalam setiap hidupku. Melalui tema renungan ini saya ingin menuliskan hal yang sangat memberkati saya.

Semua karena Kasih-Nya kepada kita semua, jadi saya merasakan ada berkat-berkat yang saya rasakan. Ada berkat-berkat yang Tuhan Yesus berikan dalam hidup kita selain keselamatan yang Tuhan Yesus janjikan dalam hidup kita. Mari kita lihat dalam perikop ini. Mari kita juga menyadari ada berkat-berkat lain yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita, dan pastikan kita menerima berkat ini. Dan karena kita menerima anugerah ini, baiklah kita juga belajar tentang hal-hal yang harus kita lakukan juga kepada sesama kita, seperti yang sudah Tuhan Yesus lakukan kepada kita. Mari kita sama-sama renungkan. Selanjutnya ... about Yesus Kristus sudah mau mati bagiku

Wujud Cinta Sejati adalah Rela Berkorban

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 Mual Situmeang

Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Konsep cinta dan pengorbanan adalah dua kesatuan yang tak terpisahkan. Wujud cinta sejati adalah rela berkorban. Bagaimana manusia menyatakan kasih yang sejati adalah dengan pengorbanannya sepenuh hati dan tanpa paksaan. Sepanjang sejarah manusia banyak contoh mengenai cinta dan pengorbanan manusia sebagai wahyu umum tentang kesejatian cinta. Misalnya, cinta tanah air dengan mengorbankan jiwa raganya membela negara, cinta keluarga dan sesama manusia bisa juga mengorbankan segalanya demi cintanya rela memberikan sebagin anggota tubuhnya untuk kehidupan orang lain, dsb. Selanjutnya ... about Wujud Cinta Sejati adalah Rela Berkorban

Yesus mati bagiku

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Naomi Harmini

Yohanes 3:16-18.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia. Barangsiapa percaya kepada- Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah." Selanjutnya ... about Yesus mati bagiku

Arti sebuah pengorbanan nyawa

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Lahung Mering

Sewaktu saya masih kecil, tidak pernah terbayang dalam pikiran saya bagaimana seseorang itu sanggup mengorbankan nyawanya supaya orang lain mendapat hidup. Arti sebuah pengorbanan nyawa itu menjadi semakin jelas bagi saya apabila melahirkan anak pertama kami. Seorang ibu bertarung dengan maut sewaktu proses kelahiran anaknya. Sekiranya berlaku komplikasi semasa proses kelahiran, nyawa ibu dan anaknya dalam bahaya, dan boleh membawa maut. Kadang-kadang para doktor terpaksa membuat pilihan sama ada untuk menyelamatkan nyawa ibu atau bayinya. Selanjutnya ... about Arti sebuah pengorbanan nyawa

Salib Kristus lebih dari sekadar simbol

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Philip Sitomorang

"Kristus mengutus saya bukan untuk membaptis orang tetapi untuk menginjil, bukan dalam kebijaksanaan pertuturan, kalau-kalau salib Kristus menjadi tidak berkesan" (1 Kor 1:17).

Salib menjadi simbol bagi orang Kristen. Tidak heran banyak orang di luar Kristen menandai jika sesorang mengenakan hiasan berupa kalung, gelang, atau hiasan-hiasan lain di tubuhnya yang berbau salib, maka orang tersebut adalah Kristen. Saya tidak menolak pandangan itu. Selanjutnya ... about Salib Kristus lebih dari sekadar simbol

Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2010 - Theresia Christanti

Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. (Yohanes 1:29)

Ayat pokok di atas adalah sebuah kalimat yang diucapkan oleh Yohanes Pembabtis kepada orang banyak tentang Yesus, dan itu terjadi sebelum Yesus disalibkan di bukit golgota. Bila kita membaca dan merenungkan ayat pokok di atas adalah 3 (tiga) bagian yang bisa kita bahas dari ayat tersebut, yaitu: Selanjutnya ... about Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Halaman