SALIBKAN DIA ! SALIBKAN DIA !
PROLOG
Narator: Pengorbanan Yang tulus
Sebagai pencerminan kasih setia
Itulah,
Keteladanan sejati
Yang dinyatakan oleh
Yesus Kristus
Sang Anak Manusia
Junjungan Abadi umat manusia
Naskah dan ide pementasan kreatif yang menolong jemaat menghayati kisah sengsara dan kebangkitan Kristus melalui drama, monolog, atau permainan peran.
PROLOG
Narator: Pengorbanan Yang tulus
Sebagai pencerminan kasih setia
Itulah,
Keteladanan sejati
Yang dinyatakan oleh
Yesus Kristus
Sang Anak Manusia
Junjungan Abadi umat manusia
Ayat Alkitab yang didramakan:
-----------------------------
Matius 26:26-35
Markus 14:17-31
Lukas 22:4-22, 31-34
Yohanes 13:2-28
Pemain:
-------
Yesus, Yakobus, Yohanes, Petrus, Andreas, Yudas, Bartolomeus,
Yakobus anak Alfeus, Thomas, Filipus, Matius, Tadeus, Simon.
Peralatan yang diperlukan:
--------------------------
Meja (bisa juga altar) di atasnya diletakkan cangkir dan mangkuk
yang berisi makanan (anggur, irisan apel, irisan anggur, buah-
buahan, irisan daging kering, buah yang dikeringkan, kacang, roti
PEMAIN
NASKAH
Panggung dalam keadaan kosong, tanpa dekor apa pun. Terdengar suara
hiruk-pikuk seperti di jalan ramai.
Seorang lelaki setengah baya muncul dari kanan panggung sambil
membawa sebuah tas perjalanan dan beberapa buah salib dengan
berbagai ukuran, besar sekali, besar, sedang, dan kecil.
Pemain:
- Narator
- Pengatur peralatan drama dan dekorasi
- Juru rekam suara dan efek suara
- Pembuat bayangan
- Pilatus
- Kumpulan orang banyak (bisa orang biasa atau prajurit)
- Prajurit 1 dan 2
- Yesus
- Yohanes
- Maria
- Orang 1 dan 2
- Maria (istri Kleopas)
- Maria Magdalena
- Penjahat 1 dan 2
- Yusuf dari Arimatea
- Narator
Peralatan untuk drama bayangan:
- Efek suara dan suara.
- Tape jika efek suara harus direkam terlebih dahulu.
- Perlengkapan pertunjukan wayang (OHP dan layar atau kain yang
Dalam drama pendek ini, Anda memerlukan dua orang yang mengenakan
pakaian pada zaman Alkitab dan dua wanita.
Maria Magdalena: Petrus! Yohanes! Cepat kemari!
Petrus : Ada apa?
Maria Magdalena: Dia hilang. Yesus tidak ada.
Yohanes : Tenang, ayo masuk. Aku akan ambilkan minum.
Petrus : Maria, kita melihat dia meninggal. Kita tahu Dia
meninggal.
Maria Magdalena: Tidak, kamu tidak mengerti.
Yohanes : Tenanglah. Aku tahu kamu sedih. Masuklah dan duduk.
Ayat:
Lukas 24:13-33
Pemain:
Kleopas, teman seperjalanan, dan Yesus
Alat-alat yang dibutuhkan:
Meja kecil dengan cangkir, piring, roti, minuman, mangkuk berisi
buah-buahan, tiga kursi, pakaian, jubah putih dengan kerudung untuk
Yesus, ceret untuk jus/sirup anggur.
Panggung:
Meja diletakkan di salah satu sisi yang panjang, yang masih bisa
dilihat saat dilewati; pemain muncul dari sebelah meja. (Kleopas
masuk bersama temannya dan berjalan pelan-pelan.)
Teman : Kleopas, aku pikir pasti ada cara yang bisa kita lakukan
Pemain:
Prajurit Roma 1, Prajurit Roma 2, Maria, Maria Magdalena, Yohana,
Malaikat, Yesus, Yohanes, Petrus.
Peralatan:
Karakter yang diperankan:
- Narator
- Yesus
- Dua orang sebagai Tikus.
Perlengkapan:
Lonceng untuk memberi tanda dimulai dan berakhirnya drama.
Teks Drama:
Narator : "Halo, adakah di antara kalian yang mengingat pertunjukan drama yang lalu dimana kita bersama-sama Yesus ada di ruang paling atas sebuah rumah? Hari ini kita akan pergi ke sebuah tempat yang sunyi -- Taman Getsemani. Seperti minggu lalu kami akan minta kalian, anak-anak dan dua ekor tikus menolong kami dalam pertunjukan drama ini."
[Dua pemeran tikus naik ke sudut panggung dan berdiri di depan mikrophone]
Karakter yang diperankan:
- Narator
- Yesus
- Dua orang sebagai tikus
Murid-murid (yang diperankan secara spontan oleh anak-anak yang hadir menonton pertunjukan drama ini)
Perlengkapan:
Lonceng untuk memberi tanda dimulai dan berakhirnya drama. Balok kayu untuk menimbulkan suara langkah-langkah kaki/sepatu. Meja kecil yang rendah dengan gelas anggur dan roti di atasnya.
Teks Drama:
Narator: "Di lantai atas sebuah rumah kita akan melihat Yesus, para murid, dan dua ekor tikus yang berada di sudut ruangan."