Pelayanan Yesus Kristus

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh: Estining

Firman Tuhan yang memberikan kita pemahaman mengenai kehidupan dan pelayanan Yesus adalah Matius 9:35-36 yang mengatakan :

35 Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka,karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Bagian ini menunjukan empat tipe karakteritik pelayanan Yesus di bumi yaitu : mengajar, memberitakan injil, menyembuhkan dan memerlihatkan belas kasihan.Hal ini dapat kita pahami sebagai berikut :

  1. Yesus mengajarkan dan menafsirkan Firman Allah.Yesus sering kali mengacu kepada Perjanjian Lama, ketika Dia menjelaskan Kitab Suci dengan pemhaman-Nya , melalui hal itu Yesus menyingkapkan kehendak Allah bagi orang - orang berdosa dan orang-orang percaya.pelayanan pengajaran Yesus dikaitkan dengan jabatan profetik-Nya, yakni salah satu dari tiga tugas seorang Mesias.Kata Ibrani untuk "Mesias" memiliki makna " Yang Diurapi", bila diterjemahkan dalam bahasa Yunani kata ini menjadi "Kristus". Dalam Perjanjian Lama ada tiga jabatan publik yang diberikan kepada yang Diurapi : jabatan sebagai Raja, Nabi dan Imam. Melalui pelayanan-Nya , Yesus menyempurnakan karya-karya dari para nabi Perjanjian Lama yang telah mengajarkan dan menyampaikan Firman Allah kepada umat-Nya di masa lampau.Yesus mengajar melalui perumpamaan-perumpamaan adalah untuk menggenapkan nubuat-nubuat dari pemazmur.

  2. Yesus menyebar pesan keselamatan dan kerajaan dari Injil Pesan sentral dari Injil-Nya adalah Kerajaan Allah ,yang sudah ada didalam pribadi, kehidupan dan pelayanan-Nya. Yesus juga memproklamasikan bahwa barang siapa menerima karunia keselamtan aiani akan memperoleh hidup kekal dan masuk ke dalam Kerajaan Allah yang kekal.Yesus mengajarkan tentang Injil memakai perumpamaan-perumpamaan untuk menyebarkan kabar baik tentang Kerajaan Allah .Keempat Injil berisikan perumpamaan-perumpaan yang kita dengar , seperti perumpamaan tentang anakyang hilang, perumpamaan tentang orang Samaria yang baik hati, dan perumpamaan tentang biji sesawi, semuanya menyampaikan kebenaran-kebenaran yang berkaitan dengan Karajaan Allah.

    Matius murid Yesus menulis dalam Matius 13 : 34-35 :

    34 Semuanya itu disampaikan Yesus kepada orang banyak dalam perumpamaan , dan tanpa perumpamaan suatupun tidak disampaikan-Nya kepada mereka,

    35 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: "Aku mau membuka mulut-Ku mengatakan perumpamaan, Aku mau mengucapkan hal yang tersembunyi sejak dunia dijadikan."

  3. Pelayanan Yesus tentang Kesembuhan. Pelayanan ini , juga merupakan penggenapan nubuatan. Nubuat Oerjanjian Lama menulis tentang Sang Mesias yang akan datang membukakan mulut orang yang bisu, mencelikan mata yang buta, dan membuat orang tuli menjadi mendengar, menunjukan bahwa ini adalah benar.Kesmbuhan-kesembuhan ajaib yang Yesus lakukan, telah menyatakan kemuliaan dan kuasa Allah. Inin membuktikan keabsahan otoritas Yesus , serta menyatakan kasih dan kesembuhan kepada mereka yang membutuhkan belas kasihan..

  4. Injil sering menggambarkan Yesus dipenuhi oleh belas kasihan ( kasih }, ketiaka Yesus menyembuhkan yang sakit juga ketika Yesus memberi makan 5000 orang yang lapar dari lima roti dan dua ikan dipecah-pecahkan untuk dibagikan kepada 5000 orang tidak termasuk perempuan dan anak-anak.Yesus tidak hanya menyampaikan Firman Tuhan kepada mereka yang lapar secara rohani tapi juga memberikan makanan kepada mereka yang menderita kelaparan.

Anak Domba Allah

Dia yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia...." ( 1 Timotius:3:16 ).Yesus datang kedunia sebagai manusia kedua yang melaksanakan rencana Allah bagi keselamatan manusia , karena Adam ( sebagai manusia pertama ) telah jatuh kedalam dosa ( memberontak kepada Allah ) dan gagal melaksanakan rencana Allah., sehingga Adam melahirkan keturunan yang turut berdosa.

Yesus adalah manusia kedua yang tidak berdosa yang akan menjadi tebusan penghapusan dosa, sehingga memuaskan keadilan Allah ( Roma 3 :25 ).Sebagaimana korban tebusan dalam Perjanjian Lama , maka "domba" sembelihan itu haruslah tanpa cacat supaya berkenan kepada Allah ( 1Petrus 1:19 )

Allah menyatakan kasih dan kehendak-Nya dalam mengampuni orang-orang berdosa , supaya keadilan-Nya dilaksanakan ,Ia mengutus Yesus sebagai "Anak Domba Allah"yang kepada-Nya dosa dunia dipindahkan.Ketika Yesus mati dikayu salib dan membayar hutang dosa sepenuhnya disaat yang sama keadilan Allah telah dilaksanakan. Dengan cara ini, Allah dengan penuh kasih telah mengampuni semua orang berdosa.Penderitaan Yeus dengan sempurna menyelaraskan kasih dan keadilan Allah untuk kita semua.

Salib Yesus

Salib Yesus merupakan sebuah peristiiwa pembebasan dan kemenangan ,Walaupun Yesus nampaknya dikalahkan oleh iblis dengan mati di salib, dalam realitanya justru sebaliknya,Ia menggenapkan semua persyaratan dari hukum itu, dan semua tuntutan keadilan,serta taat kepada Allah bahkan sampai mati.Kebenaran-Nya telah menebus kita sehingga kita tidak lagi dibawah kutukan hukum itu.Yesus adalah Pribadi yang telah berkuasa sebagai raja atas dunia ini sejak zaman ketidaktaatan Adam dan Hawa telah dikalahkan. Yesus bertempur dalam peperangan terakhir melawan iblis dikayu salib dan menang. Kemenangan Yesus memberikan kita hidup yang kekal yang berarti keselamatan kita diperoleh melalui Salib Yesus.

Kebangkitan dan Kenaikan Yesus Kristus.

Kebangkitan Yesus mengesahkan karya Allah yang diperoleh melalui salib Yesus .Dengan kata lain kebangkitan Yesus merupakan kesaksian pribadi Allah tentang kebenaran dari karya keselamatan oleh Yesus,yang dilaksanakan sesuai rencana dan tujuan Allah Bapa sendiri.Yesus seringkali memprediksikan kematian-Nya sendiri dalam Injil.Ia berkata bahwa akan mati, baik ditangan orang-orang Yahudi maupun bangsa yang tidak mengenal Allah, dan Ia berkata bahwa Ia akan bangkit dari kematian pada hari ketiga.Yesus mampu memprediksi kebengkitan-Nya karena Ia tahu Allah Bapa akan menerima ketaatan-Nya di kayu salib sebagai hal yang benar dan berkuasa ,dan sebaliknya akan membangkitkan Dia untuk hidup kembali ;hal ini menegaskan bahwa ketaatan Anak-Nya di salib memadai untuk memberikan kehidupuan kekal kepada orang-orang berdosa diseluruh dunia..

Kebangkitan Yesus Kristus adalah kepentingan logis yang benar-benar tercatat dalam sejarah , dimana Filipi 2:8-11 menegaskan :

8 Dan dalam keadaan sebagai manusia,Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan mati di kayu salib .

9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala nama,

10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada dilangit dan yang ada diatas bumi dan yang ada dibawah bumi,

11 dan segala lidah mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan bagi Kemuliaan Allah Bapa!
Kita melihat ada sebuah hubungan yang sangat penting yang menujukan relasi sebab akibat antara kematian Yesus di Salib dengan Keselamatan yang berasal dari Allah bagi umat manuisa , yaitu hasil utama dari ketaatan Yesus disalib adalah Kebangkitan.Allah telah memproklamasikan bahwa orang yang mentaati hukum-hukm-Nya akan hidup karenanya , dimana Imamat 18:5 menegaskan : Sesungguhnya kamu harus berpegang teguh pada ketetapan-Ku dan peraturan-Ku.Orang yangmelakukannya akan hidup karenanya; Akulah TUHAN.

Makna Kenaikan Yesus ke Sorga adalah juga penting bagi kita agar kita mengetahui bahwa Yesus diangkat ke sorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa. Arti dari hal ini terletak pada fakta bahwa Allah meninggikan Yesus ke tempat yang maha tinggi karena kerendahan hati Yesus yang dapat dilihat ketka Ia menyerahkan tahta-Nya di sorga untuk datang kedunia ini sebagai seorang hamba yang rendah, Ia dibenci dan di salibkan, akan tetapi kenaikan-Nya dan duduk disebelah kanan Allah Bapa adalah merupakan kemulian dan kehormatan-Nya.Tujuan Yesus naik ke sorga dan duduk disebelah kanan Bapa-Nya adalah agar Roh Kudus dapat diutus tinggal di dalam semua orang percaya. Janji Allah untuk mencurahkan Roh-Nya kepada anan-anak-Nya dihari-hari terakhir digenapkan hanya setelah Yesus mati di salib, bangkit dari kematian, dan naik kesorga sebagai pemenang utama.Kita hanya bisa menerima Roh Kudus dari Bapa dengan menaruh iman kita di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Roh kudus adalah karunia Allah untuk kita;Yesus Kristus adalah pribadi yang membaptis kita dengan Roh Kudus.

Perjanjian yang baru dibangun antara Allah dan umat-Nya melalui Yesus Kristus , sebagai Allah sejati dan manusia sejati, telah menjadi satu-satunya mediator yang dapat mengembangkan relasi yang telah dipulihkan antara Allah dan manusia. Perjanjian yang baru didapati bukan pada darah binatang tetapi pada darah Yesus. Persyaratan dari perjanjian baru adalah kita percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat yang telah menebus kita melalui darah-Nya sendiri.Karunia-karunia bagi orang percaya dari perjanjian baru yang telah dijanjikan adalah pengampunan kekal atas dosa dan warisan dalam Kerajaan Allah yang kekal.

Allah sejati dan Manusia sejati

Fakta ke Allah-an Yesus Kristus:

  • Alkitab berbicara tentang Yesus Kristus sebagai Anak Allah yang kekal dan Pribadi Tritunggal yang Kedua.Ia adalah Allah,jauh sebelum Ia datang kedunia dalam rupa seorang manusia. Anak Allah selalu tinggal dalam persekutuan yang intim dan relasional dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus.Yohanes 1:1menegaskan " Pada mulanya adalah Firman;Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firaman itu adalah Allah". Disini "Firman ( =Logos)" adalah sebuah istislah yang ditujukan untuk Anak Allah yaitu Yesus. Berdasarkan kesaksian Yohanes , Anak Allah ada bersama-sama dengan Allah Bapa dan Allah Roh Kudus dari sejak permulaan dan Ia sejajar dalam keillahian dengan dua Pribadi ( Allah Bapa dan Roh Kudus ) dalam Tritunggal ( Satu Allah tiga Pribadi yaitu Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus) .Yesus berperan aktif dalam karya penciptaan dan pemeliharaan alam semesta.
  • Penampakan-Nya pada murid-Nya yang bernama Tomas , mengakui keillahian Yesus setelah menyentuh tangan Yesus yang pernah dipaku di kayu salib dan menyerukan "Ya Tuhan dan Allahku"
  • Dalam Roma 9:5 Rasul Paulus menuliskan " Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia,yang ada diatas segala sesuatu .Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selam-lamanya"

Fakta Yesus Manusia sejati:

Alkitab menyatakan dalam Yohanes 1:14 bahwa Anak Allah mengambil natur manusia kedalam dunia untuk menunjukan kemuliaan Allah kepada umat manusia: " Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak tunggal Bapa, penuh karunia dan kebenaran".

Kitab Suci menunjukan bahwa Yesus mengalami kelaparan setelah berpuasa dipadang gurun, merasa lelah setelah sepanjang hari melakukan pelayanan, kehausan didaerah samaria,dipenuhi rasa dukacita ketika teman-Nya Lazarus meninggal, merasa haus ketika dipaku dikayu salib dan darah dan air mengalir keluar dari tubuh-Nya.

Kemanusiaan Kristus sangat penting, karena Ia harus menjadi manusia sejati untuk mati di kayu salib dan mencurahkan darah-Nya yang kudus bagi pengampunan dosa.

Hidup orang Kristen.

Seperti kita ketahui dunia zaman sekarang ini secara perlahan telah menjadi tempat yang semakin sulit dalam setia aspek kehidupan.Jadi bagaimanakah kita sebagai orang Kristen harus menjualani hidup ini agar tetap menjalani hidup sebagai garam dan terang. Ada beberapa prinsip etika hidup orang Kristen yang harus kita jalani , yaitu :

  1. Kehidupan orang Kristen adalah suatu kehidupan yang di jalani demi "Kemuliaan Allah". Prinsip ini di dasarkan pada 1 Korintus 10: 31 Maksudnya "hidup untuk kemuliaan Allah" adalah hidup dalam jalan yang membawa kemuliaan bagi Allah yang baik dan sempurna : berhati-hat

    i agar tidak ada satupun dalam pikiran, kata-kata atau tindakan kita yang mencemarkan nama-Nya ,melainkan membuat orang-orang menghormati-Nya.

  2. Kehidupan orang Kristen harus didasarkan pada perintah agung Yesus:'Mengasihi Allah dan mengasihi sesamamu seperti dirimu sendiri'.Ini dikenal sebagai "prinsip kasih". Kita harus menjadikan kasih sebagai tujuan tertinggi dari kehidupan kita, berjuang setiap hari untuk membuat pikiran, kata-kata, tindakan kita merefleksikan sebuah kehidupan kasih.Kehidupan penuh kasih adalah kehidupan yang memperhatikan kebutuhan orang lain dalam arti sebuah kehidupan yang ditandai dengan tindakan melayano dan berbagi. Kebtuhan fisik yang umum dari semua manusia terdiri dari makanan, pakaian dan tempat tinggal.Orang-orang Kristen dipanggil untuk memperluas kasih kita kepada sesama kita dengan menonolong orang-orang yang miskin, kelaparan dan sakit penyakit. Berdasaraka prinsip kasih , kita sebagai orang Kristen ditengah-tengah zaman yang sulit saat ini harus bisa menjadi pemimpin yang membangun keluarga khususnya maupun masyarakat pada umumnya agar misi kasih Yesus tetap terwujud sampai akhir zaman.

(Ref diambil dari Teologi Sistematika dan Ref Pesta )