Maria Magdalena: Saksi Kebangkitan Kristus

Orang yang pertama kali diberi pesan adalah seorang wanita. Ia diberi pesan supaya pergi kepada para pria untuk menceritakan kesaksiannya dan juga untuk menyampaikan firman-Nya. Saya tahu ada beberapa orang yang akan menggambar sebuah garis dan berkata, "Saya dapat memberi kesaksian, tetapi saya tidak dapat memberitakan Kitab Suci." Akan tetapi, Yesus tidak membuat pembedaan. Ia memberikan dua pesan kepada Maria Magdalena: untuk menceritakan kesaksiannya dan untuk memberitahukan firman Allah.

Pada hari Paskah pagi, setelah Anak Domba Allah dikurbankan di kayu salib di Kalvari, batu yang menutup kubur Kristus menggelinding untuk menyingkapkan pandangan yang agung. Dua malaikat muncul di atas kubur-Nya untuk menunjukkan kepada kita kemuliaan Allah yang sekarang ini dapat kita peroleh. Keagungan dari segala yang agung tidak lagi tertutup. Di Bait Allah, tirai telah terbelah dari atas sampai ke bawah. Menurut Perjanjian Baru, kita dapat berlari menuju ke tempat kemurahan!

Dan, siapa yang pertama kali melihat penglihatan agung tersebut? Maria Magdalena -- seorang wanita yang dianggap sebagai orang buangan oleh komunitas agamawi -- menerima pandangan sekilas yang pertama atas penyingkapan menakjubkan ini!

Yohanes 20 dapat dimengerti sepenuhnya hanya jika kita membandingkannya dengan kisah kejatuhan manusia dalam Kejadian 3. Perhatikanlah kemiripan ini:

1. Ada dua kebun. Kejatuhan manusia terjadi di taman Eden -- tempat terciptanya hubungan yang intim antara manusia dengan Allah. Setelah Adam dan Hawa tidak menaati-Nya, Tuhan mengutuk tanah dan mengusir mereka dari taman Firdaus. Pada hari Minggu, hari Kebangkitan, Kristus muncul di taman (Yohanes 19:41 mengatakan bahwa Yusuf dari Arimatea menyerahkan sebuah makam di kebun kepada Yesus) untuk mengingatkan kita bahwa saat ini, karena penebusan-Nya, hubungan intim antara manusia dengan Allah terjalin kembali. Yesus membuka kembali pintu taman Eden.

2. Ada dua wanita. Dosa masuk ke dunia ketika seekor ular menipu wanita yang pertama, Hawa. Pada hari Minggu Kebangkitan, setelah Kristus mengalahkan Setan melalui kematian-Nya yang menebus dosa, Yesus menampakkan diri pertama kali kepada seorang wanita -- seorang wanita yang sebelumnya pernah dirasuki roh-roh jahat (Lihat Yohanes 20:14). Maria Magdalena adalah pembanding yang seimbang dengan Hawa di dalam Perjanjian Baru. Kehidupannya mengingatkan kita bahwa Yesus menawarkan kepada kita pembebasan dari perbudakan masa lalu kita.

3. Ada dua penjaga kebun. Dalam cerita kejatuhan manusia dalam dosa, Hawa dan suaminya, Adam, para pengelola taman Eden, memberontak terhadap Allah setelah Hawa tertipu. Pada hari Paskah pagi, Maria Magdalena bertemu dengan seorang pria yang berada di luar kubur, yang ia sangka seorang penjaga kebun. Ketika Maria menyadari bahwa Ia adalah Yesus, Maria berseru, "Rabuni!" dan hendak memeluk-Nya. Wanita dalam cerita kedua ini bersama Kristus, "Adam yang akhir ... manusia kedua" (1 Korintus 15:45-47). Sekarang, kita menerima janji ini: "Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus." (1 Korintus 15:22) (t/S. Setyawati)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Cross Walk
Alamat URL : http://www.crosswalk.com/faith/women/mary-magdalene-witness-of-christ-s-...
Judul asli artikel : Mary Magdalene: Witness of Christ’s Resurrection
Penulis : J. Lee Grady
Tanggal akses : 17 Desember 2013