Paskah

Minggu-Minggu Pra-Paskah

Kenapa gereja kita mengadakan minggu-minggu persiapan sebelum memasuki hari raya Paskah?

Minggu-minggu persiapan itu sesungguhnya bertujuan untuk mengajak jemaat mempersiapkan hati dan diri sebelum memasuki masa raya Paskah. Beberapa gereja menyebutnya sebagai Minggu Sengsara, walaupun lebih tepat jika yang disebut Minggu Sengsara itu adalah minggu terakhir dari minggu-minggu pra-Paskah itu sendiri. Tidak disebut Minggu-minggu Sengsara karena-masa-masa persiapan/pra-Paskah tersebut tidak selalu diisi dengan dukacita dan pergumulan berat sebab di minggu-minggu pra-Paskah adalah waktu dan kesempatan bagi umat untuk lebih menghayat peristiwa salib Kristus. Masa pra-Paskah adalah kesempatan spiritual umat dan lembaga gereja untuk lebih mengenal kasih Allah di dalam Kristus melalui pertobatan yang sungguh. Pertobatan dari dosa selalu diikuti dengan anugerah pengampunan Allah. Selanjutnya ... about Minggu-Minggu Pra-Paskah

Kuis Paskah

Bagilah anak dalam empat kelompok masing-masing terdiri dari tiga anak, namakan kelompok tersebut dengan nama Kitab Injil, yaitu: Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Ketiga anak dalam satu kelompok tersebut boleh berdiskusi untuk memberikan jawaban yang paling benar. Sediakan empat meja dengan masing-masing tiga kursi. Pada masing-masing meja sediakan satu Alkitab. Buatlah pertanyaan seputar kisah PASKAH dan bagilah dalam tiga tahap. Selanjutnya ... about Kuis Paskah

Merencanakan Acara Paskah bagi Anak-Anak Sekolah Minggu

Perayaan Kebaktian PASKAH SM (Sekolah Minggu) sering diadakan tanpa perencanaan yang matang. Salah satu alasannya mungkin adalah karena perayaan PASKAH selalu diadakan setiap tahun, sehingga dianggap sesuatu yang sudah biasa dan tidak lagi istimewa. Untuk seorang Kristen yang sudah lahir baru perayaan PASKAH seharusnya menjadi hari Raya umat Kristen terbesar, karena hari PASKAH mengingatkan kita akan kemenangan Kristus atas maut, yang berarti juga kemenangan kita yang telah ditebus oleh Kristus, karena Ia sungguh telah bangkit dan mengalahkan kuasa dosa. Itulah yang Paulus maksudkan ketika ia berkata "andaikata Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu" (1Kor.15:14).

Namun sayang sekali inti berita PASKAH yang luar biasa itu sering tidak sampai kepada anak-anak. Marilah kita, sebagai guru-guru SM mengisi acara PASKAH tahun ini dengan memberitakan Kebenaran akan KEBANGKITAN KRISTUS sehingga anak-anak mendapat kesempatan untuk mengenal Tuhan mereka yang HIDUP! Bagaimana mewujudkan kerinduan ini? Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita merencanakan PASKAH Sekolah Minggu: Selanjutnya ... about Merencanakan Acara Paskah bagi Anak-Anak Sekolah Minggu

Pengertianku tentang Paskah

Paskah

Aku bukan seorang teolog, bukan pula seorang pujangga. Akan tetapi, bolehkah aku bercerita tentang "Seorang Anak Manusia" yang aku kenal?

Aku ingin bercerita tentang Seorang Anak Manusia yang mempunyai Kuasa Langit dan Bumi, aku dan teman temanku seperjalanan menganggap-Nya bukan sekadar Manusia yang Luar Biasa atau seorang Nabi, akan tetapi aku dan teman teman seperjalanan percaya bahwa Ia jelmaan Allah yang datang dengan kerendahan hati yang luar biasa untuk menyapa seluruh manusia. Selanjutnya ... about Pengertianku tentang Paskah

Persiapan Paskah

Jenis Bahan: 
Tema: 

Dalam bagian ini kita bisa melihat bahwa Tuhan tidak pernah menuntut kita melakukan sesuatu di luar kemampuan kita. Dalam persiapan Paskah ini, Tuhan memerintahkan untuk menyembelih anak domba yang jantan dan tidak bercela. Ini dimaksudkan karena anak domba ini akan melambangkan Yesus Kristus yang tidak berdosa, yang dikorbankan bagi kita. Keselamatan yang diperoleh bangsa Israel berarti anak sulung mereka dibebaskan dari kematian dan kebebasan dari perbudakan Mesir. Ini menunjuk kepada pembebasan kita dari perbudakan dosa. Selanjutnya ... about Persiapan Paskah

Transformasi pada Hari Paskah

Pernah ada seorang pendeta yang setelah kembali dari kunjungannya ke Palestina, mempunyai visi yang indah. Ia melihat betapa indahnya tanah di mana Yesus dulu pernah hidup dan berjalan di atasnya. Pengalaman tersebut membangun iman dan rohaninya, khususnya tatkala ia mengunjungi Taman Getsemani, di mana Yesus bergumul dalam doa menerima "cawan pahit" dari Sang Bapa; Bukit Golgota, tempat Yesus disalibkan; dan kubur kosong yang secara tradisi diakui sebagai bekas kuburan Yesus di tengah taman yang sangat indah dengan berbagai macam tanaman tropikal. Selanjutnya ... about Transformasi pada Hari Paskah

Penderitaan Sang Juru Selamat

1. Ia menderita seumur hidup-Nya di dunia.

Berkenaan dengan kenyataan bahwa Yesus mulai membicarakan penderitaan yang akan dialami-Nya menjelang akhir hidup-Nya, kita sering cenderung untuk berpikir bahwa penderitaan-Nya di atas kayu salib merupakan penggenapan dari seluruh penderitaan-Nya. Tetapi sesungguhnya keseluruhan hidup-Nya adalah penderitaan. Ia harus mengambil rupa seorang hamba, padahal Ia adalah Allah semesta langit. Ia yang tidak berdosa setiap hari harus berhubungan dengan manusia berdosa. Hidup-Nya yang kudus harus menderita di dalam dunia yang terkutuk karena dosa. Jalan ketaatan menjadi milik-Nya bersamaan dengan jalan penderitaan-Nya. Ia menderita karena gangguan iblis yang datang berulang kali, dari kebencian dan ketidakpercayaan umat-Nya, dan dari perlawanan musuh-musuh-Nya. Oleh karena Ia harus masuk ke dalam pemerasan anggur itu sendiri, kesendirian-Nya pastilah merupakan suatu tekanan bagi-Nya, dan rasa tangung jawab- Nya menghancurkan. Penderitaan-Nya adalah penderitaan yang disadari, makin lama makin berat, semakin Ia mendekati akhirnya. Penderitaan yang dimulai sejak inkarnasi akhirnya mencapai titik puncak dalam "pasio magna" (penderitaan terbesar) pada akhir hidup-Nya. Kemudian murka Allah atas dosa segera menghambur ke arah-Nya. Selanjutnya ... about Penderitaan Sang Juru Selamat

Halaman