Kristus Sang Penebus

Oleh: Peserta Kelas Diskusi Paskah Maret 2011 - Heri

Filipi 2:8
"Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib."

Allah begitu mengasihi manusia. Allah telah menciptakan manusia untuk kemulian-Nya. Allah selalu rindu umat ciptaan-Nya untuk bersekutu dan menyembah-Nya dalam kebenaran. Sejak Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, Allah telah merencanakan karya penebusan bagi manusia. Kulit domba yang diberikan sebagai pakaian kepada Adam dan Hawa saat jatuh dosa adalah gambaran tentang karya keselamatan yang akan datang.

Bulan, bintang dan cakarawala. Indah dan luasnya alam semesta adalah tanda kebesaran Allah. Melihat alam semesta, semestinya manusia mengerti betapa Agung Sang Pencipta. Semestinya manusia bertanya dari mana dan untuk apa Ia ada. Semestinya manusia rindu untuk mengenal penciptanya, bersekutu dan menyembah-Nya. Tapi dari masa ke masa sejak kejatuhannya dalam dosa manusia justru semakin meninggalkan Allah. Manusia tidak lagi mau mendengar perintah Allah yang disampaikan kepada Nabi-nabi utusan-Nya.

Namun karena begitu besar kasih Allah akan manusia, Allah telah merencanakan Karya Keselamatan manusia. Ia telah merencanakan untuk datang sendiri kedalam dunia ciptaan-Nya untuk menebus dan menyelamatkan manusia. Untuk memanggil dan memimpin umat baru tebusannya.

Bangsa Israel dipilih untuk menjadi gambaran yang akan datang akan suatu umat tebusan-Nya. Korban domba yang dilakukan oleh Abraham, domba Paskah yang dikorbankan saat Bangsa Israel akan dibebaskan dari perbudakan di tanah Mesir dan juga korban penghapus dosa yang selalu dilakukan oleh Bangsa Israel adalah gambaran dari Karya Keselamatan yang akan dilakukan Kristus di Kayu Salib.

Dalam Yesus Kristus, Allah Sang Khalik, Allah Pencipta, Allah yang Maha Kuasa telah berkenan datang ke dunia dan melawat kita manusia ciptaan-Nya. Dalam diri Yesus, Allah berkenan dilahirkan sebagai manusia. Tetapi manusia tidak mengenal-Nya. Ia di tolak dan di hina oleh manusia ciptaan-Nya. Bahkan oleh Bangsa Yahudi umat pilihan-Nya. Dia siksa dan dijatuhi hukuman mati. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Inilah Pengorbanan Terbesar Allah kepada kita manusia. Karena kasih-Nya kepada kita, Allah berkenan melakukan semuanya, untuk menebus manusia dan menghindarkan kita dari hukuman dosa.

Puji Tuhan untuk kasih-Nya dan karya keselamatan yang sudah dilakukan-Nya. Kini kita orang percaya menjadi umat pilihan-Nya. Menjadi umat tebusan-Nya bahkan menjadi anak-anak Allah pewaris kehidupan kekal bersama-Nya. Haleluya. Terpujilah Tuhan Yesus Jurus Selamat kita.