Getsemani

Setelah Perjamuan Terakhir, Yesus melewatkan malam terakhir kebebasan-Nya di Taman Getsemani di lereng Bukit Zaitun. Nama Getsemani berarti "alat pemeras buah zaitun". Pada zaman Yesus, Bukit Zaitun dipenuhi pohon-pohon zaitun yang lebat, dan penduduk Yerusalem sering beristirahat di sana untuk berteduh dari sengatan sinar matahari.

Jerry MacGregor dan Marie Prys, "Seorang Juruselamat, Kristus, Tuhan", 1001 Fakta Mengejutkan Tentang Alkitab, Penerbit ANDI, h. 156